Senin, 15 Oktober 2012

Bagaimana Mungkin Seorang Malaikat Mematahkan Hatiku

Kudengar dia menyanyikan lagu pengantar tidur
Kudengar dia
Menyanyikannya dari dalam hatinya
Itu membuatku merasa akan mati
Karena lagu pengantar tidur itu milikku
Aku dengar
Dia menutup lagu itu dengan kecupan
Dengan lembut dia
Mengecup bibir cherry wanita itu
Sulit bagiku untuk percaya
Karena kecupan itu milikku
Bagaimana mungkin seorang malaikat mematahkan hatiku
Mengapa dia
Tak menangkapkan bagiku
Bintang yang jatuh
Ku berharap
Aku berharap tak separah ini
Mungkin tadinya aku berharap
Cinta kita terpisah
Aku dengar wajahnya seputih hujan
Lunak seperti mawar
Yang baru berkembang di bulan Mei
Dia menyimpan fotonya di sebuah bingkai
Dan saat tidur dia memanggil namanya
Aku bertanya-tanya
Apakah dia membuatnya tersenyum
Sebagaimana dulu
Kubuat ia tersenyum kepadaku
Kuberharap agar dia
Tak membuatnya tertawa
Karena tawanya adalah milikku
Jiwaku ini memati
Ia menangis
Aku mencoba mengerti
Mohon bantulah aku
Bagaimana mungkin
Seorang malaikat
Mematahkan hatiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar